
Ada kabar baik bagi para penggemar konsumsi ikan. Sebuah studi teb
aru mengindikasikan, orang yang gemar konsumsi ikan mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena kanker usus besar (kolon) dan dubur. Temuan ini merupakan analisis dari hasil 41 studi sebelumnya yang mengaitkan antara konsumsi ikan dalam makanan dan diagnosa baru dan kematian akibat kanker kolorektal. Orang yang selama ini jarang makan ikan mungkin akan mendapat manfaat kesehatan dalam berbagai hal setelah mereka meningkatkan jumlah konsumsi ikan - seperti mengurangi risiko penyakit jantung, reproduksi, dan sekarang kanker usus besar. Secara keseluruhan, konsumsi ikan secara teratur dapat menurunkan risiko seseorang terekna kanker kolorektar dan kematian akibat kanker sebesar 12 persen. Dampak perlindungan konsumsi ikan terlihat sangat kuat terutama terhadap perkembangan kanker rektal (rektum) ketimbang kanker usus besar. Orang yang mengonsumsi ikan dalam jumlah banyak mempunyai risiko 21 persen lebih rendah terkena kanker dubur ketimbang mereka yang makan ikan dalam jumlah sedikit. Namun, konsumsi ikan dalam jumlah besar hanya menurunkan 4 persen risiko kanker usus besar. Jika ikan memang ada di balik penurunan risiko kanker kolorektal yang lebih rendah, manfaat tersebut mungkin berasal dari kandungan asam lemak omega-3 yang ditemukan pada ikan tertentu seperti salmon dan sarden. Temuan ini tidak menjelaskan apakah manfaat yang akan didapatkan dari konsumsi ikan berasal dari nutrisi tertentu pada ikan, atau dengan fakta bahwa orang yang gemar makan ikan cenderung mengadopsi gaya hidup sehat, seperti menghindari daging merah atau daging olahan.
Sumber : Kompas Health

shutterstock
TERKAIT:

shutterstock
TERKAIT:

shutterstock
Tidak ada komentar:
Posting Komentar